Analis ESPN Zach Kram menempatkan ke-30 tim NBA dalam peringkat Now or Later miliknya, dengan posisi pertama diberikan kepada klub yang paling terburu-buru meraih gelar juara dan posisi ke-30 untuk organisasi yang dengan tenang membangun untuk masa depan. Urutan ini ditentukan oleh rumus matematis yang menggabungkan dua komponen utama: komitmen finansial setiap tim dan nilai pick draf masa depan mereka.

Phoenix Suns — Peringkat Uang: ke-5 | Peringkat Draf: ke-2
Phoenix kembali ke puncak setelah melepas satu lagi pick putaran pertama, kali ini demi mendapatkan Miles Bridges. Suns mencatat rekor 45-37 di musim reguler musim lalu sebelum disapu 4-0 di putaran pertama. Setelah trade Kevin Durant dan Bradley Beal, klub ini nyaris tidak punya pick draf tersisa. Pemilik klub Mat Ishbia membelanjakan uang dengan royal, tetapi skuadnya hampir tidak sepadan dengan ambisi setinggi itu.
Bersponsor
Cleveland Cavaliers — Peringkat Uang: ke-2 | Peringkat Draf: ke-4
Sejak mendatangkan Donovan Mitchell lewat trade, Cleveland terus menempuh jalur agresif: musim panas ini mereka memperpanjang kontrak James Harden dan menambah Peyton Watson lewat kesepakatan sign-and-trade. Cavaliers tidak menguasai pick putaran pertama mereka pada 2027, 2028, 2029, maupun 2031, dan mereka masuk tiga besar dalam komitmen finansial untuk beberapa musim mendatang. Kecuali ada kemungkinan trade Jarrett Allen, mereka butuh hasil sekarang juga.

Minnesota Timberwolves — Peringkat Uang: ke-6 | Peringkat Draf: ke-1
Setelah sebelumnya mendatangkan Rudy Gobert dan Rob Dillingham lewat trade, Minnesota menghabiskan sisa modal draf mereka untuk LaMelo Ball. Ball, Anthony Edwards, Jaden McDaniels, dan Gobert membentuk inti yang kuat. Namun dengan ruang gaji yang terbatas dan stok pick yang habis, melengkapi skuad tetap menjadi masalah serius.

Los Angeles Lakers — Peringkat Uang: ke-10 | Peringkat Draf: ke-3
Lakers naik dari posisi ke-14 ke posisi keempat, kenaikan yang dibangun lewat perpanjangan kontrak Austin Reaves dan perekrutan Walker Kessler lewat sign-and-trade. Tim yang dibangun di sekitar Luka Doncic nyaris kehabisan sumber daya untuk perubahan lebih lanjut. Satu pertanyaan tersisa: mampukah skuad ini bersaing dengan tim-tim raksasa Wilayah Barat?

New York Knicks — Peringkat Uang: ke-4 | Peringkat Draf: ke-4
Musim lalu Knicks mengakhiri penantian 53 tahun akan gelar juara, tetapi tekanan finansial membuat skuad juara itu lebih sulit dipertahankan. Mitchell Robinson sudah pergi karena mempertahankannya akan membuat New York melampaui second apron, ambang batas pengeluaran paling ketat dalam aturan gaji liga, sementara Karl-Anthony Towns dan Josh Hart sama-sama bisa menjadi agen bebas setelah musim ini.

Orlando Magic — Peringkat Uang: ke-3 | Peringkat Draf: ke-8
Paolo Banchero, Franz Wagner, Desmond Bane, dan Jalen Suggs akan menghabiskan lebih dari 90% batas gaji pada tiga musim ke depan. Yang menarik, Orlando belum memenangi satu pun seri playoff bersama inti ini. Magic telah mengganti pelatih kepala Jamahl Mosley dengan Sean Sweeney, tetapi tekanan terus meningkat.

Toronto Raptors — Peringkat Uang: ke-12 | Peringkat Draf: ke-8
Kembalinya Kawhi Leonard, yang dikukuhkan lewat kontrak dua tahun, telah mengerek ambisi Toronto. Kontrak empat tahun Jakob Poeltl senilai 103,6 juta dolar AS membebani batas gaji, sementara RJ Barrett menjadi agen bebas di akhir musim. Dengan Scottie Barnes di dalam skuad, Raptors bersiap menghadirkan tantangan serius.

Miami Heat — Peringkat Uang: ke-18 | Peringkat Draf: ke-7
Trade Giannis Antetokounmpo telah mengangkat Miami sembilan peringkat. Mendapatkan bintang berusia 31 tahun itu langsung mengubah klub ke mode win-now. Duetnya dengan Bam Adebayo menjadikan Heat kekuatan serius di liga, dan menawarkan kontrak baru kepada Antetokounmpo akan mendorong mereka naik lebih tinggi lagi dalam daftar.

Denver Nuggets — Peringkat Uang: ke-9 | Peringkat Draf: ke-11
Meski beroperasi di atas second apron, Denver turun karena dua alasan: trade Peyton Watson membawa kembali satu pick putaran pertama, dan Nikola Jokic belum menandatangani kontrak baru. Begitu center asal Serbia itu meneken kontrak maksimum musim panas depan, Nuggets akan langsung naik lagi dalam daftar.

Philadelphia 76ers — Peringkat Uang: ke-11 | Peringkat Draf: ke-10
Trade Jaylen Brown telah mengerek ambisi Philadelphia, sementara penambahan LeBron James dengan gaji rendah membuat modal draf mereka tetap utuh. Dibangun di sekitar Joel Embiid, Tyrese Maxey, Brown, dan James, 76ers mengejar gelar juara, namun mereka masih memegang pick draf masa depan.

LA Clippers — Peringkat Uang: ke-28 | Peringkat Draf: ke-4
Ivica Zubac, James Harden, dan Kawhi Leonard semuanya telah pergi. NBA menjatuhkan sanksi berat kepada Clippers karena melanggar aturan batas gaji dengan mencabut lima pick putaran pertama mereka. Akibatnya, mereka tidak punya sarana untuk menang sekarang maupun modal draf untuk membangun masa depan.

Oklahoma City Thunder — Peringkat Uang: ke-1 | Peringkat Draf: ke-24
Begitu perpanjangan kontrak supermax Shai Gilgeous-Alexander, jenis kontrak terbesar yang diizinkan aturan liga, mulai berlaku, ia bersama Chet Holmgren dan Jalen Williams akan menyedot lebih dari 85% batas gaji. Juara 2025 itu masih memiliki stok pick draf yang dalam, tetapi tekanan finansial sudah memaksa mereka mulai melepas pemain rotasi.

Indiana Pacers — Peringkat Uang: ke-16 | Peringkat Draf: ke-13
Trade Ivica Zubac telah memperkuat posisi Indiana. Zubac, Pascal Siakam, Tyrese Haliburton, dan Andrew Nembhard sudah memenuhi syarat untuk perpanjangan kontrak, dan Aaron Nesmith akan menyusul pada 2027.

Boston Celtics — Peringkat Uang: ke-8 | Peringkat Draf: ke-17
Trade Jaylen Brown meringankan beban batas gaji Boston dan mendatangkan pick draf baru. Kontrak supermax Jayson Tatum, bersama Paul George, Derrick White, dan Mitchell Robinson, membuat Celtics tetap kompetitif. Boston telah lolos ke playoff dalam 12 musim beruntun, rentetan aktif terpanjang di NBA.

Dallas Mavericks — Peringkat Uang: ke-21 | Peringkat Draf: ke-12
Dallas terjebak di antara dua era. Cooper Flagg, yang baru berusia 19 tahun, adalah harapan besar masa depan, sementara Kyrie Irving, P.J. Washington, dan Daniel Gafford membentuk inti yang berpengalaman. Klub harus memilih: membangun di sekitar pemain muda atau mengejar gelar bersama para veteran.

Detroit Pistons — Peringkat Uang: ke-13 | Peringkat Draf: ke-17
Perpanjangan kontrak lima tahun untuk Jalen Duren dan Ausar Thompson, dengan nilai gabungan 355 juta dolar AS, telah memetakan masa depan Detroit. Bersama Cade Cunningham, trio muda itu menjadi fondasi jangka panjang klub, dan Pistons masih memegang seluruh pick putaran pertama mereka.

Golden State Warriors — Peringkat Uang: ke-15 | Peringkat Draf: ke-15
Selain satu pick 2030 yang dilindungi untuk 20 besar, Golden State menguasai semua pick draf mereka sendiri. Meski ada kontrak baru Stephen Curry, mereka akan punya ruang di bawah batas gaji musim panas depan. Pertanyaannya adalah langkah apa yang akan diambil Warriors untuk menopang skuad yang menua.

San Antonio Spurs — Peringkat Uang: ke-7 | Peringkat Draf: ke-21
San Antonio lolos ke Final dan menambah veteran Luke Kornet dan Tobias Harris. Victor Wembanyama setuju tidak memasukkan klausul supermax dalam kontrak barunya, keputusan yang bisa menghemat sekitar 10 juta dolar AS per tahun bagi klub mulai musim depan. Spurs juga punya banyak modal draf tambahan untuk dimanfaatkan.

Atlanta Hawks — Peringkat Uang: ke-20 | Peringkat Draf: ke-16
Atlanta akan mengirim pick putaran pertama mereka ke San Antonio musim panas depan, tetapi mereka akan menerima satu pick sebagai gantinya dari Milwaukee atau New Orleans. Gaji tetap Jalen Johnson sebesar 30 juta dolar AS per tahun menjaga fleksibilitas finansial klub.

New Orleans Pelicans — Peringkat Uang: ke-22 | Peringkat Draf: ke-20
Trey Murphy III, Herb Jones, dan Saddiq Bey adalah satu-satunya pemain New Orleans dengan kontrak jangka panjang. Zion Williamson dan Dejounte Murray tetap menjadi tanda tanya terbesar atas masa depan klub.

Milwaukee Bucks — Peringkat Uang: ke-25 | Peringkat Draf: ke-14
Setelah melepas Giannis Antetokounmpo lewat trade, Milwaukee mengalihkan fokus ke masa depan. Pick yang masih harus mereka serahkan dari trade Jrue Holiday dan Damian Lillard membatasi modal draf mereka, dan Myles Turner serta Tyler Herro masih mungkin dilepas dalam kesepakatan berikutnya.

Washington Wizards — Peringkat Uang: ke-19 | Peringkat Draf: ke-22
AJ Dybantsa, Tre Johnson, Will Riley, Alex Sarr, dan Kyshawn George membentuk inti muda Washington. Kontrak empat tahun Trae Young senilai 212,8 juta dolar AS sangat membebani batas gaji, sementara masa depan Anthony Davis bergantung pada opsi pemain untuk musim 2027-28.

Chicago Bulls — Peringkat Uang: ke-27 | Peringkat Draf: ke-17
Bryson Graham, yang kini memimpin manajemen Chicago, punya keleluasaan penuh. Josh Giddey menjalani kontrak 25 juta dolar AS per tahun, sementara Patrick Williams memegang opsi pemain senilai 18 juta dolar AS. Klub punya ruang untuk membangun di sekitar Caleb Wilson dan Matas Buzelis.

Houston Rockets — Peringkat Uang: ke-14 | Peringkat Draf: ke-25
Houston lolos ke playoff, menambah Kevin Durant, dan tetap mempertahankan pick draf mereka. Durant, Alperen Sengun, Jabari Smith Jr., Tari Eason, dan Amen Thompson semuanya telah meneken perpanjangan kontrak yang bersahabat bagi tim, yang menopang stabilitas finansial klub.

Sacramento Kings — Peringkat Uang: ke-24 | Peringkat Draf: ke-23
Keegan Murray adalah satu-satunya pemain bergaji tertinggi Sacramento yang terikat kontrak jangka panjang. Zach LaVine dan De'Andre Hunter menjadi agen bebas pada 2027, sementara Domantas Sabonis masih punya dua tahun tersisa dalam kontraknya. Pada akhirnya, klub akan beralih ke inti yang baru.

Utah Jazz — Peringkat Uang: ke-17 | Peringkat Draf: ke-27
Setelah mendatangkan Jaren Jackson Jr. lewat trade dan mengirim Walker Kessler ke Lakers, Utah berutang uang jangka panjang kepada Jackson, Lauri Markkanen, dan Keyonte George. Klub perlahan mendekati tempat di playoff.

Portland Trail Blazers — Peringkat Uang: ke-23 | Peringkat Draf: ke-26
Portland mungkin menjadi pemenang terbesar dari kepindahan Giannis Antetokounmpo ke Miami, karena mereka sudah menguasai pick putaran pertama Milwaukee pada 2028, 2029, dan 2030. Aset-aset itu akan membantu klub membangun untuk masa depan, meski menyepakati kontrak baru dengan Deni Avdija tetap menjadi tantangan paling mendesak.

Charlotte Hornets — Peringkat Uang: ke-26 | Peringkat Draf: ke-28
Meski mencatat rekor 44-38, Charlotte menukar LaMelo Ball dan Miles Bridges demi pick draf. Klub memegang pick putaran pertama tambahan pada 2027, 2029, 2030, dan 2033. Kon Knueppel dan Brandon Miller adalah pilar masa depan.

Memphis Grizzlies — Peringkat Uang: ke-29 | Peringkat Draf: ke-29
Setelah trade Desmond Bane dan Jaren Jackson Jr., Memphis menimbun banyak pick draf. Jerami Grant adalah satu-satunya pemain di skuad yang berpenghasilan lebih dari 15 juta dolar AS. Cameron Boozer, Zach Edey, dan Cedric Coward membentuk inti muda.

Brooklyn Nets — Peringkat Uang: ke-30 | Peringkat Draf: ke-30
Untuk musim ketiga berturut-turut, Brooklyn berada di dasar peringkat. Meski menambah Julius Randle, Nets tetap memiliki modal draf dan fleksibilitas finansial lebih besar daripada tim mana pun. Mereka terus membangun untuk masa depan dengan aset yang masih utuh sepenuhnya.

Aturan finansial dan pembatasan draf NBA memaksa tim menentukan waktu jendela juara mereka dengan presisi. Jika salah perhitungan, harganya adalah hilangnya peluang juara dan bertahun-tahun terjebak dalam krisis.




