Kylian Mbappé menambah koleksi golnya di Piala Dunia menjadi 22 gol pada 2026 dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen tersebut. Namun, ia mengakhiri musim dengan tangan hampa, tanpa trofi bersama Real Madrid maupun Prancis. Tahun yang dijalani Lamine Yamal nyaris bertolak belakang. Pemain berusia 19 tahun itu memenangi Piala Dunia sekaligus La Liga, kasta tertinggi sepak bola Spanyol, dan yakin raihan tersebut membuat penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola itu layak menjadi miliknya. "Jujur, menurut saya kami mungkin memang dua pemain terbaik di dunia, dan tahun ini saya pantas mendapatkan penghargaan itu karena trofi yang saya menangi," kata penyerang Spanyol tersebut. Mbappé, yang menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Champions dan La Liga, tidak ragu soal ke mana suaranya akan diberikan. "Siapa yang saya pilih? Diri saya sendiri," tegas striker Prancis itu.

Pendapat di dunia sepak bola terbelah. José Mourinho memihak pemain Prancis tersebut. "Kita semua tahu siapa yang mencetak sejarah musim panas ini, dan itu bukan siapa pun dari Paris Saint-Germain atau tim nasional Spanyol," ujarnya. Catatan Harry Kane tak kalah mencolok: striker Bayern Munich itu mencetak 73 gol musim ini dan melengkapi gelar ganda liga dan piala Jerman. Menariknya, Paris Saint-Germain memiliki rekor sepuluh pemain dalam daftar nominasi, termasuk Fabián Ruiz, yang memenangi Liga Champions dan Piala Dunia tahun ini. Pemenangnya akan diumumkan di London pada 26 Oktober.
Bersponsor



