Juara dunia empat kali Red Bull, Max Verstappen, menyatakan Formula 1 sebaiknya tidak menggelar balapan penutup musim di Qatar dan Abu Dhabi karena konflik militer yang masih berlangsung di kawasan tersebut. Dengan seri Bahrain dan Arab Saudi yang sudah dicoret dari kalender 2026, penyelenggara akan mengambil keputusan akhir pada pertengahan Oktober. Pembalap asal Belanda itu bersikap tegas soal keselamatan. "Ketika ada perang di dekat lokasi, dan jika beberapa negara saling berkonflik, menurut saya kita sebaiknya tidak pergi," ujarnya.

Jika Qatar dan Abu Dhabi diganti, sirkuit Imola di Italia akan menjadi tuan rumah balapan penutup musim, sekaligus yang pertama digelar di Eropa sejak 1997. Verstappen mengakui balapan di lintasan yang dingin dan basah kemungkinan akan berlangsung kacau, tetapi ia menyebut, setelah mempertimbangkan semuanya, dirinya tidak keberatan dengan alternatif tersebut. Keputusan akhir soal lokasi berada di tangan pimpinan Formula 1, dengan pengumuman diharapkan keluar paling lambat pertengahan Oktober.
Bersponsor



