Selisih 101 poin dari pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, ditambah defisit 145 poin di klasemen konstruktor, nyaris mengakhiri harapan Ferrari meraih gelar juara. Ketegangan di Maranello, markas bersejarah tim tersebut, kian dalam setelah GP Italia, ketika dua pembalap Ferrari bertabrakan di Tikungan 2 Monza. Lewis Hamilton harus puas finis keenam, sementara Charles Leclerc, 28, tersingkir dari balapan akibat kecelakaan.

Menjelang GP Azerbaijan, pembalap asal Monako itu mengambil tanggung jawab penuh di hadapan tim yang tengah terpukul, dan secara terbuka mengakui ada momen di lintasan ketika ia melewati batas. Hamilton sempat menyebut tidak ada aturan bertarung yang jelas di dalam tim yang dipimpin Fred Vasseur, bos tim Ferrari. Namun setelah rapat internal, Leclerc dengan tegas menolak klaim tersebut dan menegaskan bahwa pedoman tim sangat jelas. Drama internal bukan satu-satunya persoalan Ferrari. Kemunduran lain menanti di jalanan Baku, tempat Leclerc sudah mendapat penalti grid karena penggantian mesin.
Bersponsor



