Bruno Fernandes secara terbuka mempertanyakan taktik Michael Carrick setelah Manchester United kalah 1-4 dari wakil Serie A, Como, di Liga Champions. "Itu keputusan dari staf untuk tidak menerapkan pressing man-to-man dan terkadang memberi sedikit ruang di belakang serta berusaha mendapatkan bola sejak momen pertama... Tetapi terkadang, kalau kita memberikan terlalu banyak penguasaan bola kepada tim-tim seperti ini, mereka jadi percaya diri... Itu tanggung jawab pelatih dan staf untuk melihatnya; bukan tanggung jawab saya," kata Fernandes, yang diganti pada menit ke-67, kepada TNT Sports. Ia menambahkan bahwa tim harus lebih berani saat melakukan pressing tinggi. United kini tanpa kemenangan dalam tujuh laga di semua kompetisi, rekor terburuk mereka sejak 2015.

Bruno kritik Carrick di tengah krisis Man United yang kian dalam

Carrick mengambil tanggung jawab penuh dalam konferensi pers. "Sebenarnya kami setengah menerapkan pressing man-to-man di babak kedua dan justru kebobolan dari situ... Dan sistem apa pun yang dimainkan, taktik apa pun yang dipakai, kalau tidak berlari, tidak berlari ke depan, dan tidak berlari ke belakang, kita tidak akan menang," ujarnya. Ia meminta maaf kepada para suporter dan menyebut situasi ini tidak dapat diterima. United baru dua kali menang pada musim 2026-27 dan gagal meraih kemenangan dalam enam laga tandang pertama mereka, yang pertama terjadi sejak musim 2014-15.

Bersponsor
TARUHAN OLAHRAGA MYBC Taruhan gratis $10 untuk deposit pertamamu Daftar di MYBC dalam semenit dan klaim. Daftar